| Testing CPNS di Ciamis Masih Ngambang |
ARTIKEL LAIN:
CIAMIS, Priol- Jadi tidaknya Pemkab Ciamis menggelar rekrutmen CPNS dari umum, hingga kini masih ngambang terkait tak tersedianya anggaran. Kendati demikian, para TKK dan sekdes dipastikan akan tetap diangkap menjadi CPNS karena proses verifikasi kedua formasi ini telah berjalan dan anggarannya sudah tersedia di APBD.“Tapi kalau rekrutmen CPNS untuk formasi umum, kita masih belum punya anggarannya. Apalagi mencapai Rp 1,2 miliar,” tandas Sekda Ciamis, HD HIdayat MM. Terkait rumor bahwa Pemkab Ciamis menolak pelaksanaan rekrutmen CPNS pada tahun 2009 ini, Sekda HD Dayat membantahnya. Dia menegaskan, Pemkab Ciamis pada prinsipnya mendukung hanya saja pihaknya meminta agar pemerintah pusat dan pemprov memiliki ketegasan dan kesamaan visi sehingga terjadi keseragaman di semua daerah mengenai dilaksanakan atau tidaknya testing CPNS ini. Yang terjadi selama ini, ada daerah yang menggelar testing ada yang tidak.Hal senada diungkapkan Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Ciamis, HM Soekiman. Ia mengakui secara teknis Pemkab Ciamis masih memiliki berbagai kendala jika proses rekrutmen CPNS dilaksanakan, terutama dari masalah anggaran. "Kita bisa saja melaksanakannya sesuai jadwal yang akan ditetapkan pemerintah pusat. Tapi dengan syarat,ada tidak anggarannya. Sebab untuk alokasi anggaran senilai Rp1,2 miliar saja, kami masih tanda tanya," tukas dia "Harusnya, jika digelar ya semua daerah harus melaksanakan, jika tidak, ya semua daerah juga tidak," kata Sekda. Dari infomasi yang diterima Sekda, ada beberapa daerah yang berdekatan dengan Kab. Ciamis yang tidak bisa menggelar testing CPNS dari umum untuk tahun 2009. Menurut Sekda, hal tersebut akan membawa dampak besar terhadap Ciamis jika Ciamis menggelar CPNS dari umum. Di antaranya akan terjadi penumpukan pelamar ke Ciamis terutama dari daerah-daerah yang tak melaksanakan testing dari umum. "Otomatis dari anggaran dan waktunya pun akan terkonsentrasi ke arah sana. untuk itu kita tidak menolak apalagi mengajukan penangguhan pelaksanaan, tapi sekadar meminta agar pemprov dan pusat bisa menyamakan persepsinya saja," kilah dia. |











0 komentar:
Posting Komentar